MAU PINTAR ?? KE BOSSCHA AJA


Jika bosan sama wisata yang itu - itu aja, kenapa nggak ke tempat yang satu ini. Letaknya di wilayah pegunungan, jadi udaranya sejuk dan segar banget. Bukan itu aja, kita juga bisa bertambah pintar lho setelah berkunjung ke tempat ini. Karena di Bosscha, kita mendapat beragam ilmu seputar astronomi atau perbintangan. Selain itu kita juga bisa melihat bintang secara jelas dengan mata telanjang. Keren, kan ??
            Menuju ke Sana
            Observatorium Bosscha terletak di jalan Peneropongan Bintang, antara Desa Gudang Kahuripan dan desa Lembang, kecamatan Lembang, kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dari kota Bandung, jaraknya sekitar 15 km ke arah utara. Untuk mencapai tempat ini, kita cukup menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari pusat kota Bandung. Jika mengendarai kendaraan pribadi, kita bisa memarkir kendaraan di dekat observatorium. Mau naik angkutan kota atau angkot ? Enggak masalah! Cari aja angkot yang menuju Lembak dan turun di Batureok Lembang, jaraknya 2 km dari lokasi. Dari situ, kita bisa meneruskan perjalanan dengan ojek. Saat memasuki Bosscha, kita akan melihat sebuah bangunan berbentuk kubah, bernama Gedung Teleskop Zeiss. Dengan membayar Rp 7.500,00 kita akan melihat beragam teleskop yang tersimpan di gedung ini. Mau tahu, apa aja teleskopnya ?
            Teleskop Refraktor Ganda Zeiss
            Biasa digunakan untuk mengamati bintang ganda visual, mengukur fotometri gerhana bintang, mengamati citra kawah bulan, mengamati planet, mengamati posisi planet Mars, Saturnus, Jupiter, dan untuk mengamati citra detil komet terang serta benda langit lainnya. Teleskop ini memiliki dua lensa objektif dengan diameter masing - masing lensa 60 cm, dengan titik api 10,7 m.
            Teleskop Schimdt Bima Sakti
            Kita pasti udah nggak asing lagi dengan nama teleskop yang satu ini. Yap, teleskop ini biasanya digunakan untuk mempelajari struktur galaksi Bima Sakti, galaksi dimana di dalamnya terdapat milyaran bintang, termasuk matahari. Makanya enggak heran, jika teleskop ini digunakan untuk mengamati kelompok bintang Bima Sakti saja, seperti mempelajari spektrum bintang, asteroid, supernova, nova, dan memotret objek langit lainnya.
            Teleskop Refraktor Bamberg
            Teleskop ini biasa digunakan untuk mengukur keterangan suatu bintang, menentukan skala jarak, mengukur fotometri gerhana bintang, mengamati citra kawah bulan, pengamatan matahari, dan untuk mengamati benda langit lainnya. Dilengkapi dengan fotoelektrik - fotometer untuk mendapatkan skala terang bintang dari intensitas cahaya listrik yang ditimbulkan.
            Teleskop Cassegrain GOTO
            Dengan teleskop ini, objek bisa langsung memasukkan data posisi objek tersebut. Kemudian data hasil pengamatan akan dimasukkan ke media penyimpanan data secara langsung. teropong ini juga bisa digunakan untuk mengukur kekuatan cahaya bintang serta pengamatan spektrum bintang.
            Teleskop Refraktor Unitron
            Sering mendengar kata hilal saat menjelang lebaran ? Nah, teleskop inilah yang biasa digunakan untuk melakukan pengamatan hilal tersebut. enggak cuma itu, Teleskop Refraktor Unitron ini juga bisa digunakan untuk mengamati gerhana bulan dan gerhana matahari, lho!

0 komentar:

Posting Komentar